5 Kawasan Yang Selalu Dilanda Cuaca Ekstrim

Loading...
(foto: caribflame.com)

Cuaca ekstrim seperti heatwave, badai El Nino, dan sebagainya hanya terjadi selama beberapa hari atau beberapa minggu saja. Tapi tahu tidak di dunia ini ada beberapa tempat yang selalu dilanda cuaca ekstrim setiap harinya?

Nyatanya tempat-tempat yang selalu dilanda cuaca ekstrim memang ada di dunia ini, bukan sekedar dalam dongeng atau film saja. Penasaran dimana saja tempat-tempat tersebut? Simak daftarnya berikut ini yang sudah Wow Menariknya rangkum untuk Anda.

1. Danau Maracaibo – Venezuela

(foto: geology.com)

Titik pertemuan antara Sungai Catatumbo dan Danau Macaribo di Venezuela bagian utara yang berdekatan dengan Laut Karibia merupakan kawasan yang paling sering tersambar oleh petir. Tiap malam, hampir terdapat 20.000 kilat di tempat ini. Fenomena ribuan kilat ini terjadi dalam 140 – 160 hari dalam satu tahun.

Petir Catatumbo ini terjadi akibat pertemuan antara angin dan uap air dari Pegunungan Andes dan Laut Karibia. Karena kawasan Danau Macaribo ini dikelilingi oleh rawa-rawa, maka tempat ini menjadi tempat yang paling lembab di dunia dan membuat awan dengan mudah menyatu dan menghasilkan kilat.

2. Antartika

(foto: nzineco.nz)

Kutub Selatan atau Antartika menjadi kawasan yang memiliki dua cuaca sangat ekstrem, yaitu sangat dingin dan paling berangin. Dome Argus, kawasan tertinggi di Antartika memiliki suhu terendah hingga minus 82,5 derajat Celcius dan menjadikan kawasan ini menjadi kawasan paling dingin di dunia.

Selain Dome Argus, Cape Denison merupakan tempat dengan tiupan angin paling kencang di dunia dengan rata-rata kecepatan angin tahunan yang mencapai 80 kilometer per jam, atau setara dengan tiga kali lipat angin badai.

loading...

3. Gunung Berapi Poas – Kosta Rika

(foto: landsinlove.com)

Gunung Berapi Poas menjadi kawasan dengan intensitas hujan asam tertinggi di dunia. Kabut dan awan di sekitar gunung memiliki pH sampai 2.0 atau bahkan lebih rendah lagi. Padahal hujan asam merupakan hujan yang paling berbahaya karena bisa mencemari tanah, merusak bangunan, serta dapat meracuni manusia. Akibat hujan dan kabut asam ini, kawasan Gunung Berapi Poas yang memiliki luas 3-5 kilometer persegi ini nyaris tanpa kehidupan.

4. Pegunungan Meghalaya – India

(foto: indiasmartcities.com)

Pegunungan Meghalaya merupakan dataran tinggi yang terletak di kawasan India Utara. Tercatat sejak tahun 1871, Pegunungan Meghalaya memiliki curah hujan paling tinggi yang mencapai 24.555 mm, tepatnya di bukit Khasi.

Karena memiliki curah hujan yang sangat tinggi, ada sekitar 16 lebih sungai yang mengalir dari Pegunungan Meghalaya. Suhu di pegunungan ini pun lebih mirip kawasan sub tropis dengan suhu maksimal 28 derajat Celcius.

5. Maria Elena South (MES) – Chili

(foto: technology.org)

Situs Maria Elena South di Gurun Atacama merupakan tempat terkering di dunia yang ditemukan oleh para ilmuwan pada tahun 2015 lalu. Jika dilihat secara seksama, tidak ada kehidupan sama sekali di kawasan ini karena kawasan ini hanya dipenuhi oleh danau garam, batuan raksasa, dan daratan berpasir saja.

Kawasan ini memiliki curah hujan sangat sedikit, yaitu sekitar 15 mm per tahun. Dan secara keseluruhan, Gurun Atacama ini tercatat tidak terdapat hujan dari tahu 1570-1971. Dan gurun inipun termasuk gurun yang paling tua di dunia sejak 200 juta tahun silam.



loading...

Baca Juga: VIDEO BUGIL DAFTAR ARTIS INDONESIA

Powered by keepvid themefull earn money