5 Akibat Buruk Jika Kamu Makan Daging Babi

Selain daging sapi, daging babi juga menjadi salah satu jenis daging yang paling banyak digemari untuk dikonsumsi. Bagi banyak orang yang gemar mengonsumsi daging babi , mengaku jika daging babi itu rasanya nimkat. Namun biarpun nikmat daging babi juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan yang mengkonsumsinya.

babi

Beberapa dampak buruk jika kamu makan daging babi ini perlu diwaspadai dan perlu jeli menentukan daging babi yang sehat . Karena daging babi sangat mudah terkontaminasi dengan bakteri sehingga lebih mudah menyebabkan penyakit.

Dan seperti yang dilansir dari liputan6.com, inilah dia 5 akibat buruk jika kamu makan daging babi.


loading...
  • Babi memperlambat proses pencernaan. Bahkan, satu porsi daging babi tanpa lemak dapat berlangsung hingga enam jam untuk mencernanya.
  • Babi mengandung racun. Babi mencerna makanan mereka dalam waktu empat jam, sehingga sebagian besar racun yang seharusnya dieliminasi bisa disimpan dalam jaringan lemak mereka sebagai gantinya. Mereka juga tidak memiliki kelenjar keringat yang berarti mereka tidak memiliki cara untuk menyingkirkan racun dalam tubuh mereka.
  • Babi tinggi lemak tak jenuh ganda, yang dapat bereaksi dengan fruktosa atau alkohol dan menyebabkan penyakit hati.
  • Babi membawa banyak parasit ke dalam tubuh mereka. Meski kita mengonsumsi daging babi matang, tapi beberapa parasit yang tidak terbunuh dapat memasuki tubuh kita dan merusak sistem kekebalan tubuh.
  • Trichinellosis adalah penyakit serius yang disebabkan ketika tanpa senagaja kita mengonsumsi parasit cacing yang ditemukan dalam otot babi. Trichinellosis dapat menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, demam, nyeri otot, masalah jantung, dan masalah pernapasan.
  • Babi juga membawa parasit dan virus seperti virus hepatitis E, cacing pita Taenia solium.

Nah, untuk itu bagi kamu yang gemar mengonsumsi daging babi sebaiknya lebih berhati – hati dan menjaga kebersihannya.